Senin, 24 Juni 2013

Bahan 1 : Introduction to Computer-Based Information System

Pengertian dan Peranan SIM
Bagi orang yang belum pernah belajar tentang Sistem Informasi Manajemen (SIM), sering sekali pengertian SIM menjadi rancu dengan pengolahan data. Untuk memberikan pengertian yang benar tentang SIM, berikut ini diberikan beberapa definisi:

Data Processing (Pengolahan Data):
adalah manipulasi atau transformasi simbul-simbul sebagai bilangan-bilangan dan huruf-huruf untuk tujuan meningkatkan kegunaannya. Pengolahan data mencakup semua kegiatan yang termasuk didalam mempertahankan akurasi dan rekor yang up-todate dari operasi suatu perusahaan. Pengolahan data meliputi pengumpulan data yang menggambarkan aktivitas perusahaan, manipulasi data menjadi bentuk yang berguna, menyimpan data sampai digunakan kembali, dan menghasilkan dokumen-dokumen yang dapat digunakan oleh perorangan ataupun kelompok, baik dari dalam maupun luar perusahaan.

Sistem Informasi Manajemen (SIM):
adalah sistem formal dan informal yang menyediakan informasi di masa lalu, sekarang, dan proyeksi masa depan baik secara lisan dan tulisan yang berhubungan dengan operasi perusahaan dan lingkungannya. Informasi ini penting bagi manajer atau karyawan dalam membantu pengambilan keputusan.

Sistem Penunjang Keputusan (Decision Support System=DSS):
merupakan sistem yang berbasis komputer yang diharapkan untuk digunakan oleh manajer tertentu atau sekumpulan manajer pada setiap level organisasi dalam pembuatan keputusan sebagai dasar untuk pemecahan masalah yang semi-struktural.

Otomatisasi Perkantoran (Office Automation=OA):
mencakup semua sistem formal dan informal yang pada intinya menekankan pada komunikasi informasi dari dan kepada orang-orang dalam perusahaan.

Experts System (ES):
adalah program komputer yang berfungsi sama seperti keahlian manusia, memberikan saran pada pemakai bagaimana memecahkan suatu masalah.

Manajemen Informasi
            Seperti halnya manjer suatu kios majalah di lobby suatu hotel dapat mengelola usahanya dengan mengamati aktiva akitiva berwujudnya barang dagangan.Saat skala oprasi meningkat menjadi suatu perusahaan yang luas, manjer tidak lagi dapat mengandalkan pengamatan, tetapi harus lebih mengandalkan informasi.Manajer menggunakan banyak laporan atau tampilan informasi untuk mencerminkan kondisi fisik perusahaan.Dapat di  bayangkan dengan mudah direktur wal mart atau nestle hampir sepenuhnya harus mengandalkan informasi.Para eksekutif ini sangat mungkin menganggap informasi sebagai sumber daya mereka yang paling berharga.
Jenis-jenis utama sumber daya
Manajer mengelola lima jenis utama sumber daya :
-          Manusia
-          Material
-          Mesin (termasuk fasilitas dan energy)
-          Uang
-          Informasi (termasuk data)

Manajemen Sumber Daya
            Sumber daya diperoleh dan disusun agar siap digunakan saat diperlukan.Sangat sering proses penyusunan membutuhkan pengubahan suatu bahan mentah menjadi suatu bentuk yang lebih halus,seperti pelatihan pegawai atau kontruksi suatu bagian mesin yang khusus.Setelah sumber daya ini di susun,manajer berusaha  untuk memaksimalkan penggunaanya.Ia meminimalkan waktu yang terbuang dan menjaganya agar berfungsi pada efesien puncak.

Pengetahuan Manajemen

            Istilah “mengerti” di gunakan untuk menggambarkan dua jenis pengetahuan yang merupakan kunci untuk menggunakan computer.Istilah yang satu adalah mengerti computer (computer literacy) ; dan yang lain adalah mengerti informasi (informasi literacy)


Bagaimana Informasi Dikelola
Manajer bukan saja mengelola sumberdaya fisik, tetapi juga sumberdaya konseptual. Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudian diproses menjadi informasi yang berguna. Kemudian dipastikan siapa yang layak memperoleh informasi tersebut dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan. Akhirnya manajer membuang informasi yang tidak berguna dan menggantikan dengan yang mutakhir dan akurat. Seluruh aktivitas ini: memperoleh informasi, menggunakan secara efektif, dan membuangnya pada saat yang tepat disebut manajemen informasi.

Siapakah Para Pemakai?
Pada awalnya pemakai output komputer adalah adalah pegawai administrasi di bagian akuntansi, yang komputernya melakukan aplikasi pembayaran gaji, pengelolaan persediaan, dan penagihan. Para pemakai komputer meliputi: manajer, non-manajer, dan orang-orang dan
organisasiorganisasi dalam lingkungan perusahaan. Tingkatan manajemen adalah tingkat perencanaan strategis, seperti direktur dan para wakil direktur. Manajer tingkat menengah mencakup manajer wilayah, direktur produk dan kepala devisi dinamakan tingkat pengendalian manajemen. Dan manajer tingkat bawah mencakup kepala departemen, penyelia, dan pimpinan proyek yang bertanggung jawab pada pelaksanaan rencana-rencana tingkat yang lebih tinggi disebut tingkat pengendalian operasional.


Mengerti Komputer

            Pengetahuan mengenai computer yang di perlukan untuk berfungsi di masa kini disebut mengert computer (computer literacy),pengetahuan ini mencangkup pengertian mengenai istilah istilah computer,pemahaman mengenai unggulan dan kelemahan computer

Mengerti Informasi

            Selain mengerti computer,manejer modern harus mengerti informasi.Mengerti informasi (information literacy) meliputi pengertian bagaimana menggunakan informasi.


Elemen-Elemen Sistem

            Semua system tidak memiliki kombinasi elemen elemen yang sama tetapi sususnan dasar.Sumber daya input di ubah menjadi sumber daya output,Sumber daya mengalir dari elemen input melalui elemen transformasi kepada elemen output.Suatu mekanisme control memantau proses transformasi untuk meyakinkan bahwa system tersebut memenuhi tujuannya.Mekanisme control ini dihubungkan pada arus sumber daya dengan memakai susatu system dan mentediakan informasi bagi mekanisme control.
            Jika pengaturan elemen ini digunakan untuk menjelaskan suatu bara.Proses pemanasan mengubah bahan bakar menjadi panas (output),mekanisme kontrolnya adalah thermostat, lingkaran umpan baliknya adalah tempratur yang di atur pada thermostat.

Sistem Lingkaran Terbuka dan Lingkaran tertutup
Sistem lingkaran terbuka adalah suatu sistem tanpa kontrol, lingkaranbalik, dan tujuan. Sebaliknya sistem lingkaran tertutup adalah sistem dengantiga elemen kontrol (tujuan, mekanisme kontrol, dan lingkaran umpan balik). Kalau berbicara sistem, tentu ada sub-sistem dan supra sistem. Sub-sistem adalah sistem di dalam sistem. Supra sistem adalah sistem yang lebih besar dari suatu sistem. Contoh: pemerintah kota adalah sistem, tetapi ia juga
merupakan bagian dari sistem yang lebih besar – pemerintahan propinsi

Perkembangan Konsep SIM
Usaha awal untuk menerapkan komputer dalam area bisnis terfokus pada data. Kemudian penekanan pada informasi dan pendukung keputusan. Sekarang, komunikasi dan konsultasi mendapat perhatian yang paling besar. Fokus Awal pada Data Selama paruh pertama abad dua puluh, saat punched card dan keydriven bookkeeping machines berada dalam masa jayanya, perusahaan-perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajer. Praktek ini
diteruskan dengan komputer generasi pertama yang terbatas untuk aplikasi akuntansi.
Nama untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik (electronic data processing=EDP). Istilah EDP tidak lagi populer dan telah disingkat menjadi data processing (DP). Kita menggunakan istilah Sistem Informasi Akuntansi (SIA) atau Accounting Information System untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa informasi sebagai produk sampingan dari proses akuntansi. Fokus Baru pada Informasi Tahun 1964 diperkenalkan alat penghitung generasi komputer. Komputer baru ini menggunakan sirkuit silikon sehingga daya proses lebih besar. Masyarakat Global Masyarakat Lokal Masyarakat Masyarakat Keuangan Bisnis Bankbank lain Persh. Asuransi Lbg. Simp Pinjam Bank Nas. Org. Bisnis Lain Gereja,Sekolah, dll 7 Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tersebut. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini banyak diterima perusahaan besar. Perkembangannya tidak mulus, karena: (1) kurangnya pengetahuan tentang komputer, (2) kurangnya pengetahuan tentang bisnis dan keawaman spesialis informasi mengenai peran manajemen, (3) peralatan komputer mahal dan terbatas, dan lain-lain. Kesalahan secara khusus adalah sistem tersebut terlalu ambisius.

Fokus Revisi pada Pendukung Keputusan
Sementara banyak orang hanya mengamati dari pinggir saat perusahaan-perusahaan berjuang dengan SIM raksasa mereka, sejumlah ilmuwan informasi di Massachusetts Institute of Technology (MIT) memformulasikan pendekatan yang berbeda. Ilmuwan ini adalah Michael S. Scott Morton, G. Anthony Gorry, dan Peter G.W. Keen dan konsep mereka disebut Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System = DSS).
Pada tahun-tahun awal era DSS, terdapat banyak argumen mengenai DSS dan SIM. Apakah DSS menawarkan pendekatan baru pada penggunaan komputer dan jika memang demikian bagaimana?.
SIM adalah suatu sumberdaya organisasional. SIM dimaksudkan untuk menyediakan informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum, sedangkan DSS dimaksudkan untuk mendukung satu orang manajer secara khusus.
Fokus Sekarang pada Komunikasi
Pada saat DSS berkembang, perhatian juga difokuskan pada aplikasi komputer yang lain: otomatisasi kantor (office automation = OA). OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik.
OA dimulai pada tahun 1964 saat IBM mengumumkan produknya, Magnetic Tape/Selectric Typewriter (MT/ST), yaitu mesin tik yang dapat mentik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetik. Operasi pentikan ini mengarah pada aplikasi OA yang disebut pengolahan kata (word processing).
OA berkembang meliputi aplikasi: konferensi jarak jauh (teleconferencing), voice mail, surat elektronik (electronic mail), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing.
Fokus Potensial pada Konsultasi
Perkembangan saat ini adalah penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence = AI), bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar AI adalah bahwa bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Bagian khusus dari AI, yaitu sistem pakar (expert system = ES) yang paling banyak mendapatkan perhatian.