Senin, 24 Juni 2013

Bahan 2 : Using Information Technology for Competitive Advantage

MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

Sistem fisik perusahaan adalah sistem lingkaran tertutup, dalam arti dikendalikan oleh manajemen, menggunakan informasi umpan balik untuk meyakinkan bahwa tujuan-tujuannya tercapai. Perusahaan juga merupakan sistem terbuka, dalam arti berhubungan dengan lingkungannya dan ini aspek-aspeknya tersebut.
Delapan elemen lingkungan:
1. Pemasok
2. Pelanggan
3. Serikat buruh
4. Masyarakat keuangan
5. Pesaing
6. Pemegang saham atau pemilik
7. Pemerintah
8. Masyarakat global

KEUNGGULAN KOMPETITIF
Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalu banyak cara, seperti menyediakan barang dan jasa dengan harga yang murah, menyediakan barang dan jasa yang lebih baik dari pesaing, dan memenuhi kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu. Pada bidang komputer, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan lavarage di pasar. Manajer perusahaan menggunakan sumber daya konseptual maupun sumber daya fisik untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Sumberdaya informasi
Perusahaan harus mengola sumberdaya tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan. Untuk itu perlu manager khusus yang mengelola jasa informasi. Selama ini ada beberapa istilah yang lazim dikenal. Misalnya CEO (Chief Executif Officer ) adalah orang yang memiliki pengaruh paling kuat dalam operasi perusahaan, dan umumnya memiliki jabatan direktur utama atau ketua dewan direksi. Beberapa istilah lain adalah CFO (Chief Financial Officer) dan COO (Chief Operating Officer). Untuk manajer jasa informasi dikenal istilah CIO (Chief Information Officer) yaitu manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya bukan saja untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan sumberdaya informasi, tetapi juga area operasi perusahaan lainnya.
Seorang manager jasa informasi dapat berperan sebagai chief informasi officer dengan mengikuti saran-saran berikut:
• Sediakan waktu untuk pelatihan bisnis, selain teknologinya.
• Buat kemitraan dengan unit-unit bisnis dan line management; jangan menunggu hingga diundang.
• Focuskan pada perbaikan proses bisnis.
• Jelaskan biaya-biaya IS dalam istilah-istilah bisnis.
• Bangun kepercayaan dengan memberikan jasa IS yang dapat diandalkan.
• Jangan bersifat defensive.

PERENCANAAN STRATEGIS
Fungsi-fungsi ini dilaksanakan dalam urutan yang telah ditentukan, dnegan perencanaan sebabgai dasar semua aktifitas selanjutnya. Perencanaan jangka panjang juga dikenal sebagai perencanaan strategis karena mengidentifikasi tujuan-tujuan yang akan member perusahaan posisi yang paling menguntungkan dalam lingkungannya, serta menentukan strategi-strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
Perencanaan Strategi Fungsional
Suatu pendekatan bagi perencanaan fungsional adalah bahwa tiap bidang menetaokan rencananya sendiri terlepas dari yang lain. Namun, pendekatan ini tidak menjamin bahwa bidang-bidang tersebut akan bekerja sama sebagai rangkaian subsistem yang terpadu.

PERENCANAAN STRATEGIS SUMBER DAYA INFORMASI
Selama beberapa tahun terakhir, jasa informasi mungkin telah mencurahkan lebih banyak perhataian pada perencanaan strategis daripada sebagian besar bidang yang lain. Istilah untuk menggambarkan aktivitas ini awalnya adalah transformasi kumpulan strategi.

Transformasi Kumpulan Strategi
Ketika jasa informasi mulai mngembangkan rencana-rencana strategis, pendekatan yang dianjurkan adalah mendasarkan rencana tersebut sepenuhnya pada tujuan strategis perusahaan, yang diistilahkan dengan kumpulan strategi organisasi.
Kekurangan dasar dalam transformasi kumpulan strategi adalah kenyataan bahwa bidang-bidang fungsional tidak selalu memiliki sumber daya untuk menjamin tercapainya tujuan strategis perusahaan. Namun, pendekatan ini masih dipakai bahkan oleh perusahaan-perusahaan yang sangat berhasil.
Kumpulan strategi Kumpulan strategi
Organisasi SIM
Pendekatan SPIR
Solusi untuk masalah tidak memadainya sumberdaya informasi adalah “perencanaan strategis sumberdaya informasi” (strategic planning for information resources – SPIR), saat perusahaan menerapkan SPIR, rencana strategis untuk jasa informasi dan rencana untuk perusahaan dikembangkan secara bersamaan.
Isi rencana strategis sumberdaya informasi
End-user computing sebagai masalah strategis
Tidak semua orang yang ikut dalam EUC memilki tingkat pengetahuan computer yang sama. Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi 4 : pemakai akhir tingkat menu (Menu-level end-users), pemakai akhir tingkat perintah (command-level end-users), programmer pemakai akhir (End-user programmers), dan personil pendukung fungsional (functional support personnel).
Jenis-jenis aplikasi pemakai akhir
Sebagian besar aplikasi end-iser computing dibatasi pada:
• System pendukung kepoutusan yang relative mudah (relatively easy DSS).
• Aplikasi otomatisasi kantor yang memenuhi kebutuhan perseorangan.
Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan: apliksi SIM & SIA, DSS yang kompleks, apliksi OA yang memenuhi organisasional dan sistem pakar.
Manfaat End-user computing
• Pemindahan beban kerja.
• Kesenjangan komunikasi.
Resiko End-User Computing
• System yang buruk sasarannya.
• System yang buruk rancangan dan dokumentasinya.
• Penggunaan sumberdaya informasi yang tidak efisien.
• Hilangnya integritas data.
• Hilangnya keamanan.

Model IRM
Kondisi-kondisi IRM yang diperlukan tersebut tidak berada terpisah tetapi bekerja sama secara terkoordinasi.
1.  Lingkungan perusahaan. Delapan elemen lingkungan memberikan latar belakang untuk mencapai kenunggulan kompetitif. Para eksekutif menyadari perlunya mengelola arus sumber daya sebagai cara untuk memenuhi sejumlah kebutuhan elemen-elemen lingkungan dalam pasar yang kompetitif.
2.  Eksekutif perusahaan. CIO disertakan dalam kelompok eksekutif  yang mengarahkan perusahaan mencapai tujuannya. Salah satu aktivitas kunci kelompok ini adalah perencanaan strategis.
3.    Bidang fungsional. Jasa informasi disertakan sebagai suatu bidang fungsional utama, dan setiap bidang bersama-sama mengembangkan rencana-rencana strategis yang mendukung rencana-rencana strategis yang mendukung rencana strategis perusahaan. Salah satu dari rencana fungsional ini adalah rencana strategis sumber daya informasi, yang dipersiapkan oleh jasa informasi bekerja sama dengan bidang fungsional lain.
4. Sumber Daya Informasi. Rencana strategis sumber daya informasi menggambarkan bagaimana semua sumber daya informasi diperoleh dan dikelola. Sebagian sumber daya ini dipusatkan dalam jasa informasi, dansebagian didistribusikan di seluruh perusahaan dalam area pemakai.
5.Pemakai data dan informasi mengalir antara sumber daya informasi dan para pemakainya


SUMBER : BUKU MAC LEOD SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BAB II